
Satu perkara di bulan Ramadan yang paling banyak ‘menghanyutkan,’ yakni,
tidur usai sahur atau setelah salat Subuh lanjut tidur kembali. Nah,
bagaimana hukum tidur yang demikian?
Sebagaimana dijelaskan oleh Ibnul Qayyim rahimahullah : “Di antara hal
yang makruh menurut para ulama adalah tidur setelah shalat Shubuh hingga
matahari terbit karena waktu tersebut adalah waktu memanen ghonimah
(waktu meraih kebaikan yang banyak.” (Madarijus Salikin, 1: 369)
Dari ‘Urwah bin Zubair, beliau mengatakan : “Dulu Zubair melarang anak-anaknya untuk tidur di waktu pagi.”
Urwah mengatakan : “Sungguh jika aku mendengar bahwa seorang itu tidur
di waktu pagi maka aku pun merasa tidak suka dengan dirinya”. (HR. Ibnu
Abi Syaibah 5: 222 no. 25442 dengan sanad yang shahih).
Yang dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para
sahabat radhiyallahu ‘anhum adalah setelah melaksanakan shalat subuh,
mereka duduk di masjid hingga matahari terbit.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mendoakan waktu pagi sebagai waktu yang penuh keberkahan.
“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.” (HR. Abu Daud no. 2606,
Ibnu Majah no. 2236 dan Tirmidzi no. 1212. Al Hafizh Abu Thohir
mengatakan bahwa hadits ini hasan)
Berdasarkan hal di atas, sebagian ulama salaf tidak menyukai tidur setelah shalat subuh.
Kesimpulannya, yang paling afdhol adalah menggunakan waktu pagi untuk
aktivitas yang bermanfaat untuk dunia ataupun untuk urusan akhirat.
Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid dalam Fatawanya berkata,
“Namun jika ada seorang yang memilih untuk tidur di setelah shalat
Shubuh agar bisa bekerja dengan penuh vitalitas maka hukumnya adalah
tidak mengapa, terutama jika tidak memungkinkan bagi orang tersebut
untuk tidur siang dan hanya mungkin tidur di waktu pagi.” (Fatwa Al
Islam Sual wa Jawab no. 2063).
Fakat Menarik Bangun Pagi
Beruntunglah orang yang rajin bangun salat subuh dan tidak lanjut tidur
usai salat subuh. mengapa? perhatikan beberapa fakta menarik berikut
ini:
1. Antara terbit fajar dan terbit matahari adalah saat Allah memberi rezeki kepada hamba-Nya.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Ahmad dan al-Baihaqi, diceritakan
bahwa ketika Rasulullah pulang dari salat subuh di Masjid Nabawi, beliau
mendapati puterinya, Fatimah, masih tidur.
Dengan penuh kasih sayang lantas beliau menggerakkan badan puterinya itu
lalu berkata, ”Wahai anakku, bangunlah, saksikan rezeki Tuhanmu dan
janganlah kamu termasuk orang yang lalai kerana Allah memberi rezeki
kepada hamba-Nya, antara terbit fajar dengan terbit matahari.”
2. Doa keberkahan dari Rasulullah untuk Umatnya yang senang bangun Subuh
“Ya Allah berkahilah umatku selama mereka senang bangun Subuh.” (HR Tirmidzi, Abu Daud, Ahmad dan Ibnu Majah).
Siapa yang tidak meyakini doa Rasulullah? Doa ini menunjukkan bahwa
keberkahan akan didapatkan oleh orang-orang yang senang bangun Subuh.
Bagi yang merasa punya penghasilan banyak, tapi tidak pernah cukup,
barangkali karena penghasilan yang diperoleh belum mengandung
keberkahan! Coba praktekkan bangun lebih pagi!
3. Bangun pagi membuat mood lebih baik.
Peneliti dari Roehampton University di Inggris menyimpulkan kalau bangun
pagi membuat tubuh lebih sehat, mood yang baik, dan membuat orang
memiliki indeks massa tubuh ideal. “Mereka yang bangun pagi cenderung
lebih sehat dan lebih bahagia,” ungkap peneliti Dr Joerg Huber, yang
dikutip melalui Medicmagic.
Mereka yang bangun lebih pagi umumnya punya mood yang lebih ceria dan
bahagia ketimbang orang-orang yang bangun terlambat. Studi ini juga
dilaporkan dalam jurnal Emotion tahun 2012 di mana ternyata sistem
syaraf dipengaruhi kebiasaan bangun pagi ini.
Mood yang lebih baik dan keceriaan ini tentu saja berpengaruh pada semangat kita dalam mencari rezeki di hari itu.
4. Bangun pagi lebih sehat.
Analisa para ilmuwan dari Universitas Toronto Kanada pun menyimpulkan,
mereka yang bangun lebih pagi secara umum memiliki kondisi kesehatan
yang lebih baik.
Orang yang bangun lebih pagi juga merasa lebih bahagia hidupnya
dibandingkan yang bangun siang karena mereka lebih mudah beradaptasi
dengan jadwal aktivitas sehari-hari.
Efek terhadap pendapatan rezeki? Sudah tentu lebih kencang ketimbang
orang yang kondisi kesehatannya buruk dan sulit beradaptasi dengan
jadwal sehari-hari.
5. Bangun pagi membuat badan lebih aktif dan berenergi.
Bangun lebih pagi bukan bikin badan jadi lemas, malah justru lebih aktif
dan terasa penuh energi. Apalagi jika disertai dengan senam-senam
singkat atau sekedar pemanasan.
Hal ini dibahas lebih dalam di Journal of Applied Psychology Sosial tahun 2009.
Tidak hanya itu, bangun pagi pun disinyalir dapat melangsingkan tubuh.
Tentu saja orang yang lebih aktif dan berenergi akan lebih semangat
dalam pencapaian target pekerjaan, ujungnya juga berpengaruh pada
pendapatan rezeki.
6. Bangun pagi membuat tingkat depresi lebih rendah.
Penelitian di Jerman pada tahun 2013 menemukan hubungan antara depresi yang lebih tinggi dengan kecenderungan tidur larut malam.
Mereka yang tidur cukup dan bisa bangun lebih pagi memiliki tingkat depresi rendah.
Tingkat depresi dan stres yang lebih rendah bisa dipastikan dapat
mempengaruhi kinerja kita menjadi lebih produktif. (Muh Abduh
Tuasikal/Rumaysho.com/muslimahcorner)
SUMBER : TRIBUN-TIMUR.COM
Berbagilah Informasi Ini, Like & Share :
Posting Komentar